Postingan

Ustadz Felix Siauw, Jati Diri yang Benar Hanyalah Islam

Gambar
Menjadi muslim sejati, merupakan cita-cita kita semua sebagai pribadi yang menghendaki ridho Allah SWT agar kita menjadi umat terbaik di mata Allah SWT. Namun, tak mudah jalan menuju pencapaian sebagai muslim sejati. Ada banyak rintangan yang harus dihadapi dalam mencari jati diri sebagai pribadi muslim yang sesungguhnya. Hal ini pula yang dialami oleh seorang Ustadz Felix Siauw. Ayah dari tiga anak ini mendapakan pengalaman hidup yang tak bisa dibilang mulus, namun semua itu membantu menguatkan dirinya dalam menjadi seorang muslim sejati. Berikut adalah petikan wawancara  Muzakki  dengan  Ustadz Felix Y. Siauw Ustadz, bagaimana ceritanya bisa bertemu dengan Islam? Awal mulanya ketika saya masih kelas 3 SMP, ketika saya beragama Katolik. Ketika itu saya banyak mendapatkan banyak hal yang tidak bersesuaian dengan akal, dan tak memuaskan akal. Sehingga singkat cerita saya keluar dari agama Katolik. Lalu saya mencari, agama mana yang benar, agama mana yang bagus. S...

Al Qiyadah Wal Jundiyah

Gambar
Qiyadah wal Jundiyah merupakan suatu term –istilah- yang sangat familiar bagi mereka yang hidup dan berinteraksi dalam jama’ah. Qiyadah secara bahasa adalah: “Qaada – Yaquudu – Qaudan – Qiyaadatan – Qawwadan – Iqtaada: menuntun,sedang berjalan di mukanya. Hal ini berarti Qiyadah adalah seorang pemimpin yang bertugas menuntun siapa saja yang dipimpinnya. Sedangkan Jundi secara bahasa adalah berasal dari kata: “Jundun (Junuudun)” yang berarti tentara/serdadu. Qiyadah wal Jundiyah adalah sesuatu yang tak bisa dipisahkan. Dimana ada seorang pemimpin pastilah ada yang orang yang dipimpinnya. Pun demikian dengan pemimpin yang hebat akan selalu disokong oleh pasukan-pasukan yang juga hebat yang berada dibelakangnya. Allah sangat menyukai orang-orang yang berjama’ah membentuk suatu bangunan yang kokoh. Seperti yang tertuang dalam Al-Qur’an surat Ash-Shaff ayat 4 yang artinya “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka sepert...

Islam Di Negeri Jiran

Gambar
Negara ini merupakan negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Indonesia di sebelah barat, tepatnya di pulau Sumatera dan pulau Kalimantan. Ulasan sekilas ini akan membahas tentang Negeri Jiran, Malaysia. Tepatnya, kehidupan keislaman di negeri Malaysia. Secara akar budaya, mayoritas warga asli Malaysia adalah keturunan Melayu. Warga Malaysia keturunan India dan Cina berjumlah lebih sedikit dibandingkan warga Melayu. Peraturan ditegakkan, fasilitas ditambahkan Semaraknya agama Islam di Malaysia sangat didukung oleh peran serta pemerintah dalam penetapan peraturan dan penyediaan fasilitas-fasilitas ibadah dan keagamaan yang memadai. Di Malaysia, pembangunan setiap masjid harus memperoleh izin dari pemerintah. Jadi, Anda jangan heran bila dalam sebuah kompleks perumahan hanya ada satu masjid. Walhasil, kegiatan keislaman pun berpusat di masjid tersebut, mulai dari shalat berjamaah, sekolah agama untuk anak-anak sekolah rendah (di Indonesia, “sekolah rendah” disebut den...

Al Hasan Bin Ali, Pemersatu Umat Islam

Gambar
Sahabat Abu Bakrah mengisahkan, suatu hari Nabi  shallallahu alaihi wa sallam  sedang memangku cucunya Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiallahu’anhuma .  Sambil memangku cucunya, beliau berbicara kepada kami. Sesekali beliau menghadap kepada kami, dan sesekali beliau mencium cucunya. Lalu beliau bersabda: إِنَّ ابْنِي هَذَا لَسَيِّدٌ، إِنْ يَعِشْ يُصْلِحْ بَيْنَ طَائِفَتَيْنِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ “ Sejatinya cucuku ini adalah seorang pemimpin besar. Dan bila ia berumur panjang, niscaya dia akan mempersatukan/ mendamaikan antara dua kelompok ummat Islam yang sedang bertikai ” (HR Ahmad dan lainnya). Sungguh benar Rasulullah  shallallahu alaihi wa sallam . Pada tahun 40 atau 41 Hijriyah, setelah melalui peperangan sengit antara pasukan sahabat Mu’awiyyah dan Pasukan sahabat Al Hasan bin Ali Bin Ali Thalib, kebesaran jiwa Al Hasan cucu Nabi  shallallahu alaihi wa sallam  benar-benar terbukti. Dengan segala kebesaran jiwanya, beliau meny...

The Power of Repetition

Gambar
Jika anda mendengar kata “Matematika”, tentu yang langsung terpikirkan oleh anda adalah sebuah pelajaran yang sulit penuh dengan rumus dan hitung-hitungan. Rata-rata anak sekolah di semua tingkatan baik itu SD, SMP, dan SMA banyak yang tidak menyukai pelajaran Matematika karena sulit dipahami. Tapi benarkah pelajaran Matematika itu sulit…? Saya punya pengalaman yang berkaitan dengan pelajaran Matematika. Kebetulan saya berkerja sebagai pengajar Matematika untuk tingkat SD di suatu lembaga bimbingan belajar. Suatu ketika saat saya membimbing siswa kelas 6 SD untuk persiapan Ujian Nasional, ada salah seorang siswa yang berkata kepada saya: Siswa : “Pak, dulu saya merasa pelajaran Matematika itu susah banget”. Saya : “Memang sekarang terasa lebih mudah ya nak?” tanya saya. Siswa : “Iya pak, ternyata Matematika itu mudah”. Saya : “Kok bisa begitu”? tanya saya kembali penasaran. Siswa : “Karena materinya sering diulang-ulang, sampai saya hafal rumusnya dan saya me...

Yang Kusesali

Gambar
Sebagai manusia biasa pasti ada hal-hal yang pernah kita sesali. Saya juga pernah menyesali beberapa hal dalam perjalanan hidup saya. Bila teringat, berkecamuklah antara kesedihan, penyesalan dan keinginan untuk memperbaiki dan terus berbenah. Saya pernah menyesal karena menunda-nunda menengok teman saya yang sedang dirawat di rumah sakit. Begitu punya waktu untuk menengok, saya mendapat SMS bahwa sahabat saya itu sudah dipanggil oleh yang Maha Kuasa. Saya hanya bisa menangis dan menyesal, kapok menunda-nunda. Saya pernah menyesal karena pernah “ngomongin” kejelekan orang lain. Ternyata orang yang saya “jelekin” itu adalah saudara sahabat saya. Sungguh tak tahu diri, sahabat yang sering membantu, menolong dan mensupport saya justru saya tega merendahkan saudaranya. Sejak saat itu saya berusaha menjaga diri agar tidak terbiasa merendahkan siapapun. Saya selalu menanamkan paradigma bahwa saya masih terjaga dan jarang dicela orang karena Allah masih menutup aib, kelemahan da...

KISAH ABDULLAH BIN UMMI MAKTUM

Gambar
Abdullah bin Ummi Maktum, nama sebenarnya  Abdullah bin Umar bin Syuraikh , seorang sahabat suku Quraisy yang termasuk peserta hijrah ke Madinah rombongan pertama. Beliau sampai di Madinah sebelum kedatangan  Rasulullah   saw . Abdullah mempunyai ikatan kekeluargaan dengan Rasululah saw. Dia adalah  sepupu Ummul Mu’minin Khadijah binti Khuwailid ra . Bapanya Qais bin Zaid, dan ibunya ‘Atikah binti Abdullah. Ibunya bergelar ‘Umi Maktum’ kerana anaknya Abdullah lahir dalam keadaan buta. Abdullah bin Ummi Maktum termasuk kelompok yang pertama-tama masuk  Islam . Sebagai muslim kelompok pertama, dia turut menanggung segala macam suka duka kaum muslimin di Mekah ketika itu. Dia turut menderita siksaan kaum Quraisy seperti diderita kawan kawannya seagama, berupa penganiayaan dan berbagai macam tindakan kekerasan lainnya. Tetapi apakah karena tindakan-tindakan kekerasan itu Ibnu Ummi Maktum menyerah? Tidak! Dia tidak pernah mundur dan tidak l...